Ba’da Dzuhur, 31 Mei 2012
Entah kenapa ba’da dzuhur kali ini kok ada yang beda. Bukan mistis, tapi emang saya merasa dirasuki sesuatu (gak pake ‘banget’).
Ah apapun itu, asalkan Allah yang kasih, alhamdulillah.
Yosh, maju tak gentar membela yang Allah kehendaki.
kalo saya orang yang mudah menyerah, saya sudah game over & ganti permainan dari dulu. nyatanya saya masih main permainan yang sama sampai sekarang.
– pengakuan seorang kepala batu bernama Zulmi.Cara Memakai Jilbab Yang Baik
Sebagaimana tertulis dalam Al Qur’an surat An Nur ayat 26, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”.
Terus, apa hubungannya…
Yakinkah?
26 Desember 2004, Allah jadikan ribuan rumah hancur, ratusan ribu nyawa melayang, hanya dalam satu saat.
Lalu yakinkah kita, Ia pulalah yang dapat merekayasa sebuah hati dalam seratus hari?
Catatan Akhir Tahun 2011
Sejak bangun pagi satu tahun yang lalu, nampaknya sangat banyak yang saya sisakan hingga hari ini. Banyak rasa syukur yang berbuah dari segala macam kesenangan dan kebahagiaan selama 2011.
Ada KCAI, yang darinya saya mulai mendapat cita-cita.
“Seharusnya semua orang punya hak yang sama dalam mendapatkan kebahagiaan. Saya ingin menjadi salah satu yang kelak menyejahterakan mereka.”
Ada kisah-kisah tentang boroknya Indonesia di banyak kelas yang saya singgahi.
“Indonesia masih menjadi negeri carut-marut yang sedang menunggu datangnya ratu adil sesungguhnya. Semoga Tuhan menganugerahkan salah satu amanah kecil bangsa ini pada kita.”
Ada orang-orang, baru dan lama, yang tak hanya singgah sejenak tetapi sempat meninggalkan sedikit catatan cerminan diri.
“Zulmi, kamu masih jauh dari yang namanya ‘baik’. Teruslah berusaha.”
Ada senyum yang dulu sempat malu-malu untuk melengkung, kini ia percaya diri untuk bertemu orang-orang saat bersimpangan jalan dengan mereka, menggantikan ‘muka penjahat’ yang dulu sempat betah bertengger di wajah saya.
Ada doa yang sejak bertahun lalu dikumandangkan, pada akhirnya Tuhan berkenan penuhi. Rangkaian momen paling membahagiakan di tahun ini.
Semoga doa itu masih akan terus terjaga.
Ada janji-janji yang belum sempat saya tunaikan di tahun ini dan masih harus saya penuhi di tahun mendatang. Semoga masih ada kesempatan.
Ada segudang hikmah yang masih harus saya usahakan agar dapat dipahami.
Ada kecintaan pada anak kecil yang dulu-dulu juga sempat sungkan untuk keluar bermain bersama mereka.
Ada banyak pelajaran ikhlas yang mau tak mau harus saya telan agar bisa naik tingkat.
Namun, ada lubang yang sama yang masih saja saya pijaki selama setahun ke belakang. Ya Tuhan, mohon ampun saya nakal setahun kemarin.
Ada hati yang masih saja tersakiti. Mohon maaf, semoga masih boleh saya perbaiki.
Pada akhirnya, harus ada harapan, cita-cita dan doa baru yang menyertai berjalannya waktu di tahun mendatang. Tahun pembuktian setelah sekian lama hanya lisan yang angkat bicara.
Selamat tinggal 2011. Selamat datang 2012.
Semoga kita bisa banyak berbuat baik sebelum berharap mendapat kebaikan.
1. Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin yang menghidupkan kami setelah mematikan kami, kepada-Nya seluruh makhluk dibangkitkan. #Istriku
2. Shalawat & salam semoga tercurah kpd Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kepada keluarga & sahabatnya Radhiyallahu ‘anhum. #Istriku
3. Ayyuhal ikhwah…


